Mendidik dengan Cinta

cinta
  • Penulis : Irawati Istadi
  • Halaman : 388 hlm
  • Dimensi : 16 x 20 cm
  • Berat : 394 Gram
  • Tahun : 2016
  • ISBN : 978-602-7820-47-0
  • Kategori : Keluarga
  • Harga resmi: Rp 68.000
  • Harga konsumen (disc 15%): Rp 57,800

Begitu banyak orangtua yang setulus hati mencintai putra-putrinya, tetapi ternyata mereka salah dalam menerapkan “bahasa cinta”-nya. Karena keterbatasan pengetahuan orangtua tentang ilmu mendidik anak, maka metode yang digunakan pun seadanyaóbahkan terkesan salah kaprahósehingga hasilnya juga jauh dari harapan, atau bahkan bertolak belakang dari tujuan semula.

Maka, jadilah anak-anak tersebut seperti pemberontak, pembohong, bahkan musuh bagi orangtuanya sendiri.Mendidik dengan cinta adalah pola mendidik anak yang didasarkan kepada Al-Qur`an dan Al-Hadis, juga meletakkan cinta dan kasih sayang orangtua sebagai modal utama dalam membesarkan, merawat, dan membimbing buah hatinya.

Buku ini ditulis dengan pemahaman sederhana bahwa kesadaran para orangtua patut ditumbuhkan terkait kesalahan-kesalahan tanpa sengaja yang selama ini kerap dilakukan. Buku ini mencoba menguak seribu satu peluang yang sebenarnya bertebaran di sela-sela kehidupan orangtua dengan anak, yang sekilas tampak remeh, tetapi ternyata bisa dimanfaatkan untuk mengajarkan dasar-dasar ketauhidan, pendidikan akhlak yang mulia, serta kematangan berpikir.

Materi-materi yang disampaikan juga diulas dengan bahasa keseharian yang lugas sehingga membuat kita seolah tengah membaca potret kehidupan kita sehari-hari. Semoga, dengan memahami seperti apa “bahasa cinta” yang diajarkan dalam Islam, orangtua aka n bisa meningkatkan kualitas pendidikan kepada anak-anaknya sehingga hasilnya pun menjadi semakin berkualitas.

pemesanan

Cara Nabi Mendidik Anak Perempuan

mendidik-anak-perempuan

Penulis : Misran Jusan & Armansyah
Halaman : 324 hlm
Dimensi : 16 x 20 cm
Berat : 335 Gram
Tahun : 2016
ISBN : 978-602-7820-49-4
Harga resmi: Rp 64.000
Harga konsumen group(disc): Rp 58.000

Dalam Islam, anak perempuan mendapat perhatian khusus karena ia memiliki peranan yang sangat penting. Mereka adalah calon istri yang kelak akan menjadi seorang ibu di tengah-tengah keluarganya. Mereka adalah calon pendidik bagi anak-anak mereka sekaligusbenteng rumah tangga islami yang penuh keberkahan.

Begitu banyak buku yang membahas pendidikan anak (parenting) islami.Namun,belumbanyak yang secara khusus dan fokus mengupas pendidikan terkaitanak perempuan. Mendidik anak perempuan tidak bisadisamakan dengan mendidik anak lelaki, terutamadalam beberapa aspektertentu. Karenaitulahsecara khusus buku ini dihadirkankepadapembacasekalian.

Fokus utama dari buku ini adalah bagaimana agar pendidikan islami tersebut bisaditerapkankepada anak-anak perempuan. Dengan memperhatikan setiap fase perkembangannya, buku ini memberikan jawaban kepada orangtua bahwa Islam memiliki pola pendidikan yang khusus untuk mereka. Di tengah hirukpikuknya persoalan yang melanda anak dan remaja perempuan saat ini, buku ini tentu sangat diperlukan oleh keluarga-keluarga Muslim, terutama keluarga yang ingin menerapkan pendidikan islami bagi anak-anak perempuannya.

pemesanan

Mendidik Anak Laki-Laki

16142379_1275517479206212_6560391356906590249_n

Judul : Mendidik Anak Laki-Laki
Penerbit : AQWAM
Penulis : Dr. Khalid Ahmad Asy-Syantut
Ukuran : 12,5 x 20,5 cm
Tebal : 208 hlm
ISBN` : 978-979-26-6323-5
Harga Resmi : Rp. 43.000,-
Harga Konsumen group ( disc ) : Rp 40.000

Apakah selama ini Anda termasuk orang yang percaya teori adanya masa puber bagi anak muda? Apakah Anda juga yakin bahwa Anda muda harus melalui fase tertentu, di mana ia akan mengalami kegoncangan psikis dan kritis jati diri? Apakah anda juga permisif dan memaklumi tingkah pola tak karuan anak muda mengatasnamakan bagian dari metode pendidikan?

Buku ini mengajak Anda untuk membuang jauh-jauh teori di atas yang sebetulnya hanyalah khayalan tak berdasar. Di mulai dari fakta bahwa pemuda yang cukup kebutuhan jasmani dan rohaninya akan melewati masa mudanya dengan aman, tanpa gejolak karuan yang di sebutkan tadi. Juga penyadaran bahwa dalam Islam tida di kenal istilah remaja (al-murahiq) yang identik dengan kegoncangan dan krisi jati diri. Yang ada, istilah pemuda (syabab) yang lekat denga semangat maju dan masa depan cerah.

pemesanan